DBS

Beranda » Uncategorized » Program penggunaan lampu solar sell untuk perumahan type 36 sangat merugikan, solusi murah penggunaan lampu tenaga surya

Program penggunaan lampu solar sell untuk perumahan type 36 sangat merugikan, solusi murah penggunaan lampu tenaga surya

JAKARTA, KOMPAS.com – Asosiasi Pengembang Perumahan Seluruh Indonesia (Apersi) mendukung upaya penghematan energi yang diusulkan pemerintah berupa pemakaian lampu tenaga surya pada rumah tipe 36. Namun, langkah penghematan energi tersebut harus tetap memikirkan kemampuan daya beli Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Karena pengembang diwajibkan, pasti akan mempengaruhi komponen harga jual rumah yang tentunya membebani masyarakat.
Demikian diungkapkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pengembang Perumahan Seluruh Indonesia (Apersi) Eddy Ganefo di Jakarta, Senin (9/4/2012). Namun, kata Eddy, dalam penerapannya nanti penggunaan lampu hemat energi bertenaga surya atau solar cellini akan tetap mempengaruhi harga jual rumah.

“Karena pengembang diwajibkan, pasti akan mempengaruhi komponen harga jual rumah yang tentunya membebani masyarakat,” katanya.

Eddy berharap, kewajiban ini tidak membebani MBR, maka pemerintah memberikan subsidi yang disalurkan lewat Dana Alokasi Khusus (DAK) atau Prasarana Sarana Umum (PSU).

“MBR itu daya belinya rendah, dengan solar cell pasti mempengaruhi harga rumah. Kalau disubsidi mereka tidak akan terbebani,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Perumahan Rakyak (Menpera) Djan Faridz meminta para pengembang perumahan menggunakan lampu hemat energi bertenaga surya. Kewajiban ini terutama diperuntukkan untuk pengembang perumahan tipe 36 meter persegi.

Menpera mengatakan, keberadaan lampu hemat energi ini telah banyak tersedia di pasaran meskipun penggunaannya belum disosialisasikan secara nasional. Ia menilai, apabila penggunaan lampu hemat energi ini bisa dilaksanakan, maka akan dapat membantu pemerintah dalam upaya penghematan energi listrik.

Ia menambahkan, untuk tujuan tersebut Kemenpera akan bekerjasama dengan Kementerian ESDM dan Kementerian Dalam Negeri. Program ini, lanjut dia, tidak hanya berhenti pada rumah tipe 36 saja, namun juga diwajibkan bagi pengembang yang membangun rumah susun dan apartemen.

Solusi

1. Asumsikan Lampu yang di pakai adalah 3 unit dengan menggunakan lampu led 3 – 4 watt untuk masing – masing rumah dan di nyalakan 12 jam semalam

2. Kita akan menggunakan panel surya 20 wp lengkap dengan battery vrla 12v18 ah dan kita lengkapi dengan bcsr serta bok tanpa inverter

3. Biaya yan di perlukan 2,5 jt perset


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s