DBS

Beranda » Uncategorized » Jonas Perintahkan Panggil Kontraktor Lampu Jalan Solar Cell

Jonas Perintahkan Panggil Kontraktor Lampu Jalan Solar Cell

POS KUPANG.COM, KUPANG — Walikota Kupang, Jonas Salean, S.H, M.Si, memerintahkan Bagian Umum Sekretariat Kota (Setkot) Kupang segera memanggil kontraktor yang menangani lampu penerangan jalan solar cell (lampu yang menggunakan energi matahari) di Kota Kupang.

Ditemui Pos Kupang di Gedung DPRD Kota Kupang, Senin (17/9/2012), Jonas juga memerintahkan Bagian Umum Setkot Kupang agar setiap malam memantau dan melakukan pengawasan lampu-lampu penerangan jalan solar cell di Kota Kupang.

Ia mengatakan, solar cell ini dikerjakan oleh pihak ketiga atau kontraktor. Saat ini, lanjutnya, masih dalam masa pemeliharaan oleh kontraktor. Karena itu,  tegas Jonas, kontraktor merupakan orang yang paling bertanggung jawab atas tidak berfungsinya lampu-lampu penerangan jalan solar cell di Kota Kupang.

Jonas mengaku belum mendapat laporan rinci mengenai berfungsi atau tidaknya solar cell di kota ini. Seharusnya, tegas Jonas, kontraktor bertanggung jawab sampai menyala.

Jonas mengakui ada 600 lebih titik lampu solar cell tersebar di Kota Kupang dan semuanya masih dalam masa pemeliharaan. “Lampu solar cell ini dikerjakan pihak ketiga. Lampu ini produk Cina. Saya belum dapat laporan rinci, seharusnya mereka (kontraktor) bertanggung jawab sampai menyala,” tegasnya.

Ia mengatakan, total nilai lampu solar cell mencapai miliaran rupiah, karena satu tiang harganya belasan juta rupiah. “Bagian Umum harus segera memanggil kontraktor agar membenahi semua yang rusak dan tidak menyala,” tandas Jonas.

Walikota mengatakan, setelah pembahasan APBD Perubahan dengan DPRD, ia akan memerintahkan Bagian Umum untuk mencabut tiang listrik PLN yang dipasang  sepanjang jalan protokol. Hal ini untuk menjaga keindahan kota. “Ya, biar indah dan rapi kota ini,” ujar Jonas.

Diberitakan sebelumnya, pemasangan solar cell untuk penerangan jalan di Kota Kupang menimbulkan persoalan pelik. Dewan Kota pun gerah karena sulit mengakses memorandum of understanding MoU/nota kesepahaman dengan pihak ketiga untuk memastikan berapa lampu jalan yang terpasang setiap tahun anggaran.

Sejak pemasangan tahun 2009, hingga saat ini lampu yang sebenarnya bermanfaat  untuk penerangan jalan, baik jalan protokol maupun jalan kelurahan dan lingkungan tidak berfungsi dengan baik. Bahkan, banyak yang tidak menyala.

Sebagaimana penjelasan pihak Pemkot Kupang perangkat solar cell dibeli dengan harga Rp 19 juta per unit. Dan, seorang teknisi solar cell yang enggan menyebutkan namanya mengakui kualitas solar cell dengan harga itu sudah termasuk bagus. Artinya, akan menyala selama 12 jam dari pukul 18.00 hingga pukul 06.00 pagi.

Kalau perangkat itu menyala hanya sebagian waktu saja, maka perlu dilihat mutu  alat yang digunakan. Kemungkinan  di bawah standar atau perangkat itu dibeli dengan harga di bawah Rp 19 juta. Dan, artinya ada pelanggaran MoU atau diduga terjadi mark up harga.

Bagian Umum Setkot Kupang sebagai penanggung jawab teknis seolah melepas tanggung jawab. Mereka berargumentasi bahwa kontraktor sebagai pihak ketiga yang bertanggung jawab alias masih dalam masa pemeliharaan.

Sekretaris Komisi B, DPRD Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, kepada Pos Kupang, Senin (10/9/2012), mengatakan, anggaran pemasangan lampu solar cell di Kota Kupang mencapai miliaran rupiah. (nia)

Editor : alfred_dama
Source : Pos Kupang


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s